<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Tanggapan untuk Batakberkesan Weblog</title>
	<atom:link href="http://batakberkesan.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://batakberkesan.wordpress.com</link>
	<description>memorie`s &#38; future of Batax`s</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Jun 2009 10:39:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di TAROMBO BATAK( sundutta &#8211; generasi kita  )  dari LUMBAN GAOL oleh jeffar lumban gaol</title>
		<link>http://batakberkesan.wordpress.com/2008/09/21/tarombo-batak-sundutta-generasi-kita-dari-lumban-gaol/#comment-43</link>
		<dc:creator>jeffar lumban gaol</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2009 10:39:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://batakberkesan.wordpress.com/?p=26#comment-43</guid>
		<description>Santabi, Unang Pala sahat tu ruhut-ruhut ni hata na badia i jo hita na masdiskusi on. Alana angka ugasan na denggan do na laho si surathon ni amapara Jery on. Tarsingot tu angkang nami Sibagariang ba tutu do nian Siangkangan nasida. Alai angka angkang nami sian Toga Sipoholon pe dang pola olo patuduhan manang na be hado parpeak ni uju i. Hami sianggian do hami, jadi ingkon angkang nami do na laho padengganhon Tarombo ni Sipoholon. Dang na pala na adong maksud ni i Jery na laho pasoadaghon manang manise sejarah i. Jai sebatas diskusi do huhilala saonarion. Ba ajari humu hami angka buling naposo on. Bulung na tubu di tano Sileban on Mauliate.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Santabi, Unang Pala sahat tu ruhut-ruhut ni hata na badia i jo hita na masdiskusi on. Alana angka ugasan na denggan do na laho si surathon ni amapara Jery on. Tarsingot tu angkang nami Sibagariang ba tutu do nian Siangkangan nasida. Alai angka angkang nami sian Toga Sipoholon pe dang pola olo patuduhan manang na be hado parpeak ni uju i. Hami sianggian do hami, jadi ingkon angkang nami do na laho padengganhon Tarombo ni Sipoholon. Dang na pala na adong maksud ni i Jery na laho pasoadaghon manang manise sejarah i. Jai sebatas diskusi do huhilala saonarion. Ba ajari humu hami angka buling naposo on. Bulung na tubu di tano Sileban on Mauliate.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Manifesto Gereja Katolik KAM oleh Pargodungan</title>
		<link>http://batakberkesan.wordpress.com/2008/09/21/manifesto-gereja-katolik-kam/#comment-42</link>
		<dc:creator>Pargodungan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2009 05:13:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://batakberkesan.wordpress.com/?p=19#comment-42</guid>
		<description>Salam kenal.. :-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Manifesto Gereja Katolik KAM oleh dwi</title>
		<link>http://batakberkesan.wordpress.com/2008/09/21/manifesto-gereja-katolik-kam/#comment-37</link>
		<dc:creator>dwi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2009 06:56:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://batakberkesan.wordpress.com/?p=19#comment-37</guid>
		<description>udah lama ga baca postingan kamu, Bang...
sibuk ya...kerjaan atau sakit??? huehehe...
nulis lagi dong...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>udah lama ga baca postingan kamu, Bang&#8230;<br />
sibuk ya&#8230;kerjaan atau sakit??? huehehe&#8230;<br />
nulis lagi dong&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di TAROMBO BATAK( sundutta &#8211; generasi kita  )  dari LUMBAN GAOL oleh NAIPOSPOS</title>
		<link>http://batakberkesan.wordpress.com/2008/09/21/tarombo-batak-sundutta-generasi-kita-dari-lumban-gaol/#comment-32</link>
		<dc:creator>NAIPOSPOS</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2009 08:20:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://batakberkesan.wordpress.com/?p=26#comment-32</guid>
		<description>HORAS!

Yth. Ampara

Berangkat dari firman Tuhan yang mengatakan

MATIUS  18:15

&quot;Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali.


I TESALONIKA 5:11

Karena itu nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti yang memang kamu lakukan. 

Terima kasih banyak saya ucapkan kepada Ampara yang telah berkenan memberi respon atas komentar saya yang mengatakan bahwa putera RAJA NAIPOSPOS adalah sebanyak 5 (lima) orang, yaitu:

1. SIBAGARIANG
2. HUTAURUK
3. SIMANUNGKALIT
4. SITUMEANG
5. MARBUN

Saya bukan mau mengajari ya, Ampara. Saya juga memohon maaf yang sebesar-besarnya jika kata-kata saya ini kurang berkenan di hati Ampara dan bagi kita semua yang membaca komentar saya ini. Tetapi di atas semuanya itu adalah demi kebaikan kita bersama keturunan Raja Naipospos.

BERBICARA MENGENAI SILSILAH ATAU TAROMBO KHUSUSNYA DALAM HAL INI TENTANG TAROMBO NAIPOSPOS TIDAK BOLEH HANYA DENGAN MENYEBUTKAN BERAPA DAN SIAPA KETURUNAN RAJA NAIPOSPOS  MELAINKAN HARUS DISERTAI DENGAN FAKTA ATAU PUN SEJARAH YANG JELAS DAN DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN.

Kalau hanya mudah-mudah mengatakan siapa dan berapa putera Raja Naipospos itu, maka kemungkinan kelak generasi muda sekarang akan dengan mudahnya mengarang berapa dan siapa putera Raja Naipospos itu, yaitu dengan menyebutkan Raja Naipospos itu mempunyai 7 (tujuh) orang putera dengan alasan hanya karena 7 (tujuh) marga keturunan Raja Naipospos (Sibagariang-Hutauruk-Simanungkalit-Situmeang-Marbun Lumban Batu-Marbun Banjar Nahor-Marbun Lumban Gaol).

Demikian pula halnya dengan Ampara. Ampara membuat urutan Sibagariang menjadi yang paling akhir. Padahal Sibagariang adalah putera sulung Raja Naipospos. 

Bagaimana mungkin Ampara berbicara mengenai tarombo Naipospos dengan menyebutkan bahwa Raja Naipospos mempunyai 2 orang putera (Toga Marbun dan Toga Sipoholon), sedangkan perkara kecil saja Anda tak kuasai. Bagaimana mungkin Anda dipercayakan untuk perkara yang besar?

LUKAS  16:10

&quot;Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.

Memang Sibagariang tidak diikat janji dengan marga apa pun dari pihak Marbun dalam hal kapan menjadi kakak atau adik.

Inilah menjadi suatu bukti hak sulung yang dimiliki marga Sibagariang.

Memang setelah Sibagariang lahir dari isteri I  (pertama) maka Marbun lahir dari isteri II (kedua). Kemudian Hutauruk, Simanungkalit, dan Situmeang lahir secara berurutan dari isteri I (pertama).

Karena isteri I  (pertama) pemberi putera sulung bagi Raja Naipospos maka keturunannya diditulis terlebih dahulu atau lebih sulung. Sehingga Marbun yang lahir dari isteri II (kedua) mejadi yang bungsu.

Apakah kita keturunan Raja Naipospos tidak malu apabila orang marga lain bertanya kepada kita siapa putera Naipospos yang sulung. Seolah-olah suatu hal yang tidak kunjung mendapat keputusan.

Unang adong dihita namarsiadu jogal.

I PETRUS  5:5

Laos songon i ma hamu, angka na umposo, unduk ma hamu di angka na tumunggane! Alai saluhutna ma hamu manolukkon haserepon sama hamu, ai dialo Debata do angka na ginjang roha, alai dilehon do asiasi tu angka na serep marroha.

Mohon maaf atas kata-kata saya yang kurang berkenan di hati Ampara dan bagi kita semua yang membaca komentar ini.

Terima kasih.

HORAS!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>HORAS!</p>
<p>Yth. Ampara</p>
<p>Berangkat dari firman Tuhan yang mengatakan</p>
<p>MATIUS  18:15</p>
<p>&#8220;Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali.</p>
<p>I TESALONIKA 5:11</p>
<p>Karena itu nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti yang memang kamu lakukan. </p>
<p>Terima kasih banyak saya ucapkan kepada Ampara yang telah berkenan memberi respon atas komentar saya yang mengatakan bahwa putera RAJA NAIPOSPOS adalah sebanyak 5 (lima) orang, yaitu:</p>
<p>1. SIBAGARIANG<br />
2. HUTAURUK<br />
3. SIMANUNGKALIT<br />
4. SITUMEANG<br />
5. MARBUN</p>
<p>Saya bukan mau mengajari ya, Ampara. Saya juga memohon maaf yang sebesar-besarnya jika kata-kata saya ini kurang berkenan di hati Ampara dan bagi kita semua yang membaca komentar saya ini. Tetapi di atas semuanya itu adalah demi kebaikan kita bersama keturunan Raja Naipospos.</p>
<p>BERBICARA MENGENAI SILSILAH ATAU TAROMBO KHUSUSNYA DALAM HAL INI TENTANG TAROMBO NAIPOSPOS TIDAK BOLEH HANYA DENGAN MENYEBUTKAN BERAPA DAN SIAPA KETURUNAN RAJA NAIPOSPOS  MELAINKAN HARUS DISERTAI DENGAN FAKTA ATAU PUN SEJARAH YANG JELAS DAN DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN.</p>
<p>Kalau hanya mudah-mudah mengatakan siapa dan berapa putera Raja Naipospos itu, maka kemungkinan kelak generasi muda sekarang akan dengan mudahnya mengarang berapa dan siapa putera Raja Naipospos itu, yaitu dengan menyebutkan Raja Naipospos itu mempunyai 7 (tujuh) orang putera dengan alasan hanya karena 7 (tujuh) marga keturunan Raja Naipospos (Sibagariang-Hutauruk-Simanungkalit-Situmeang-Marbun Lumban Batu-Marbun Banjar Nahor-Marbun Lumban Gaol).</p>
<p>Demikian pula halnya dengan Ampara. Ampara membuat urutan Sibagariang menjadi yang paling akhir. Padahal Sibagariang adalah putera sulung Raja Naipospos. </p>
<p>Bagaimana mungkin Ampara berbicara mengenai tarombo Naipospos dengan menyebutkan bahwa Raja Naipospos mempunyai 2 orang putera (Toga Marbun dan Toga Sipoholon), sedangkan perkara kecil saja Anda tak kuasai. Bagaimana mungkin Anda dipercayakan untuk perkara yang besar?</p>
<p>LUKAS  16:10</p>
<p>&#8220;Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.</p>
<p>Memang Sibagariang tidak diikat janji dengan marga apa pun dari pihak Marbun dalam hal kapan menjadi kakak atau adik.</p>
<p>Inilah menjadi suatu bukti hak sulung yang dimiliki marga Sibagariang.</p>
<p>Memang setelah Sibagariang lahir dari isteri I  (pertama) maka Marbun lahir dari isteri II (kedua). Kemudian Hutauruk, Simanungkalit, dan Situmeang lahir secara berurutan dari isteri I (pertama).</p>
<p>Karena isteri I  (pertama) pemberi putera sulung bagi Raja Naipospos maka keturunannya diditulis terlebih dahulu atau lebih sulung. Sehingga Marbun yang lahir dari isteri II (kedua) mejadi yang bungsu.</p>
<p>Apakah kita keturunan Raja Naipospos tidak malu apabila orang marga lain bertanya kepada kita siapa putera Naipospos yang sulung. Seolah-olah suatu hal yang tidak kunjung mendapat keputusan.</p>
<p>Unang adong dihita namarsiadu jogal.</p>
<p>I PETRUS  5:5</p>
<p>Laos songon i ma hamu, angka na umposo, unduk ma hamu di angka na tumunggane! Alai saluhutna ma hamu manolukkon haserepon sama hamu, ai dialo Debata do angka na ginjang roha, alai dilehon do asiasi tu angka na serep marroha.</p>
<p>Mohon maaf atas kata-kata saya yang kurang berkenan di hati Ampara dan bagi kita semua yang membaca komentar ini.</p>
<p>Terima kasih.</p>
<p>HORAS!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Naniura oleh jerymarbun</title>
		<link>http://batakberkesan.wordpress.com/2009/01/24/naniura/#comment-28</link>
		<dc:creator>jerymarbun</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2009 07:49:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://batakberkesan.wordpress.com/2009/01/24/naniura/#comment-28</guid>
		<description>sorry to aku lpa ambil darimana, tapi emang juur ada sumber lain juga yg kudapat, sehingga kyk gitu jadinya.soal foto emang dari web masakan nusantara, yg mungkin juga mereka dapat dari suara pembaruan/henry sitinjak. slow aja kau gkda yg ambil keuntungan disini.... gw ubah skarang jg tu tulisan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sorry to aku lpa ambil darimana, tapi emang juur ada sumber lain juga yg kudapat, sehingga kyk gitu jadinya.soal foto emang dari web masakan nusantara, yg mungkin juga mereka dapat dari suara pembaruan/henry sitinjak. slow aja kau gkda yg ambil keuntungan disini&#8230;. gw ubah skarang jg tu tulisan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di TAROMBO BATAK( sundutta &#8211; generasi kita  )  dari LUMBAN GAOL oleh feo</title>
		<link>http://batakberkesan.wordpress.com/2008/09/21/tarombo-batak-sundutta-generasi-kita-dari-lumban-gaol/#comment-26</link>
		<dc:creator>feo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 13:46:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://batakberkesan.wordpress.com/?p=26#comment-26</guid>
		<description>horas dihita sude..............................
au tubu ni boru lumban gaol,manjou aha do au tu banjar nahor alana tantekku(anggi ni oma)kawin tu marga banjar nahorrrrr</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>horas dihita sude&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<br />
au tubu ni boru lumban gaol,manjou aha do au tu banjar nahor alana tantekku(anggi ni oma)kawin tu marga banjar nahorrrrr</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Naniura oleh irvnauli</title>
		<link>http://batakberkesan.wordpress.com/2009/01/24/naniura/#comment-25</link>
		<dc:creator>irvnauli</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2009 06:02:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://batakberkesan.wordpress.com/2009/01/24/naniura/#comment-25</guid>
		<description>Nyam...nyam...kayanya enak nih...
kalo ke jakarta, bikinin ya bang..hehehehe.
btw, kalo gak dimasak apa aman dan sehat ?? :-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nyam&#8230;nyam&#8230;kayanya enak nih&#8230;<br />
kalo ke jakarta, bikinin ya bang..hehehehe.<br />
btw, kalo gak dimasak apa aman dan sehat ?? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di TAROMBO BATAK( sundutta &#8211; generasi kita  )  dari LUMBAN GAOL oleh jerymarbun</title>
		<link>http://batakberkesan.wordpress.com/2008/09/21/tarombo-batak-sundutta-generasi-kita-dari-lumban-gaol/#comment-24</link>
		<dc:creator>jerymarbun</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2009 12:03:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://batakberkesan.wordpress.com/?p=26#comment-24</guid>
		<description>mar opung ma ahu atau abg?? kuang ngarti soalnya apaa.ini taombo plus boru-bere yg gk beraturan ini dibuat oleh bapakku slama 3 tahun. ku masukkan di wp ini krena aku masih blajar wp.hehehe makanya brantakan.
aku nomor 17 sian hutapaung_Pollung_humbahas. lahir di kendari. besar di palembang. sekrang kerja di siborongborong.
eh ada tuh abgku di papua klo gk salah di sorong. abg edison LG, dia kontraktor &amp; guru di sana. ada juga 3 org kakak disana (satu kawin dg marga sihombing, guru juga) klo apara ada facebook join di group batak berkesan. fb ku Jery marbun.
horas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mar opung ma ahu atau abg?? kuang ngarti soalnya apaa.ini taombo plus boru-bere yg gk beraturan ini dibuat oleh bapakku slama 3 tahun. ku masukkan di wp ini krena aku masih blajar wp.hehehe makanya brantakan.<br />
aku nomor 17 sian hutapaung_Pollung_humbahas. lahir di kendari. besar di palembang. sekrang kerja di siborongborong.<br />
eh ada tuh abgku di papua klo gk salah di sorong. abg edison LG, dia kontraktor &amp; guru di sana. ada juga 3 org kakak disana (satu kawin dg marga sihombing, guru juga) klo apara ada facebook join di group batak berkesan. fb ku Jery marbun.<br />
horas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di TAROMBO BATAK( sundutta &#8211; generasi kita  )  dari LUMBAN GAOL oleh Bluechip</title>
		<link>http://batakberkesan.wordpress.com/2008/09/21/tarombo-batak-sundutta-generasi-kita-dari-lumban-gaol/#comment-23</link>
		<dc:creator>Bluechip</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 04:52:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://batakberkesan.wordpress.com/?p=26#comment-23</guid>
		<description>Horas apara,
au nomor 14 sian pinopar ni Op. Togaraja (Op. Toga)
nuaeng tinggal di Jayapura ma hami (dohot Bapa pe di Jayapura do). Nungga 3 pinopar hu: 1 anak dohot 2 boru.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Horas apara,<br />
au nomor 14 sian pinopar ni Op. Togaraja (Op. Toga)<br />
nuaeng tinggal di Jayapura ma hami (dohot Bapa pe di Jayapura do). Nungga 3 pinopar hu: 1 anak dohot 2 boru.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Mencari Bapak Suci Orang Batak, Menata HKBP yang Nauli oleh samosir</title>
		<link>http://batakberkesan.wordpress.com/2008/09/21/mencari-bapak-suci-orang-batak-menata-hkbp-yang-nauli/#comment-22</link>
		<dc:creator>samosir</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 14:58:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://batakberkesan.wordpress.com/?p=21#comment-22</guid>
		<description>Saya rindu melihat HKBP melakukan perubahan yang lebih melayani</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya rindu melihat HKBP melakukan perubahan yang lebih melayani</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
